Glosarium

Glosarium Istilah Pura & Adat Bali

Kumpulan istilah penting dalam tradisi Hindu Bali yang berkaitan dengan pura, upacara, dan kehidupan adat.

Banten
Sesajen dalam upacara Hindu Bali, dibuat dari berbagai bahan alami.
Desa Adat
Komunitas adat tradisional Bali dengan aturan dan lembaga tersendiri berdasarkan hukum adat (awig-awig).
Ida Bhatara
Sebutan hormat untuk manifestasi Tuhan atau roh leluhur yang berstana di sebuah pura.
Krama Desa
Warga terdaftar sebagai anggota sah desa adat dengan hak dan kewajiban adat.
Mangku
Pemimpin spiritual pura, perantara antara manusia dan Tuhan dalam ritual.
Meru
Pelinggih berbentuk menara bertingkat (tumpang) melambangkan Gunung Meru.
Ngayah
Kerja bhakti sukarela krama desa untuk kepentingan pura atau upacara adat.
Pawukon
Kalender Bali berumur 210 hari yang terdiri dari 30 wuku.
Pelinggih
Bangunan suci tempat persemayaman manifestasi Tuhan di kompleks pura.
Piodalan
Upacara peringatan hari "lahir" sebuah pura, setiap 210 hari sekali.
Pratima
Objek sakral sebagai media persemayaman Ida Bhatara.
Premas
Para pendamping (pengabih) Sesuhunan yang membantu jalannya upacara.
Pujawali
Sinonim dari Piodalan — upacara utama pura pada hari piodalan.
Sesuhunan
Manifestasi Ida Bhatara yang "turun" hadir dalam ritual, sering melalui kerauhan (trance).
Tri Kahyangan
Tiga pura utama wajib desa adat: Pura Desa, Pura Puseh, dan Pura Dalem.